Walau Libur, Bapas Pati Tetap Buka Layanan Konseling
Pati, Ada pemandangan menarik di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati, Minggu (13/1).
Seorang kakek berusia 60 tahun didampingi putri-putrinya dengan semangat 45
memenuhi kewajibannya wajib lapor di Bapas Pati.
“Saya seminggu lalu abis operasi
prostat dan batu ginjal. Saya datang ke sini sesuai dengan kewajiban dan janji
saya untuk lapor setiap bulan,” ucap kakek yang terkait kasus narkotika itu.
Apresiasi pun disampaikan Kepala Bapas Pati,
Giyanto. “Saya bantu pakai kursi roda ya Pak. Kebetulan kami punya sumbangan
dari BRI Pati,” ujarnya kala melakukan konseling kepada salah satu klien yang
wajib lapor.
Kakek tersebut menolak secara halus dengan
alasan saran dokter untuk latihan berjalan agar aliran seninya lancar. “Yang
membuat kagum adalah semangatnya untuk lapor diri walaupun dalam kondisi
kantung urin masih menempel di perutnya dan tangannya masih melekat plester
bekas infus,” tutur Giyanto.
![]() |
| bimbingan klien di hari libur |
Selanjutnya, ia turun langsung membantu staf
yang piket karena banyaknya klien yang lapor di hari libur serta baru keluar
menjalani Cuti Bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan Pati dan Rumah Tahanan
Negara Jepara. Sejak diberlakukannya pelayanan di hari libur, banyak klien yang
memenuhi kewajibannnya pada hari tersebut karena sibuk bekerja atau sekalian
mengajak keluarga jalan-jalan.
“Kewajiban wajib lapor harus selalui kami
ingatkan kepada klien karena sudah menjadi konsekuensi dari program reintegrasi
yang mereka jalani. Jangan lupa untuk memberikan bimbingan, motivasi, dan
apresiasi atas kepatuhannya,” pesan Giyanto kepada staf yang sedang tugas
piket.
Ia menegakan walaupun hari libur, pihaknya berkomitmen
memberikan pelayanan terbaik. “Memang berat bertugas di hari libur saat
rekan-rekan lainnya sedang bersama keluarga menikmati akhir pekan. Namun, lelah
kami terbayar dengan melihat klien-klien dengan wajah cerah dapat segera pulang
untuk berkumpul bersama keluarga. Semoga pelayanan kami menjadi ibadah sesuai
semboyan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. We will do the best and always the
best,” janji Giyanto.


Post a Comment