Operator Bapas Pati Ikuti Rekonsiliasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2018 Kanwil Jateng
Semarang, Operator SAIBA dan SIMAK BMN Balai
Pemasyarakatan (Bapas) Pati, Muslim Awaluddin dan Ika Sari Gristiani, mengikuti
kegiatan Rekonsiliasi Laporan Keuangan Semester I tahun 2018, Senin (9/7).
Kegiatan ini diikuti 152 operator SAIBA dan SIMAK BMN dari seluruh satuan kerja
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah
“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dan kesempatan bagi saya konsultasi
untuk memperbaiki laporan keuangan yang masih kurang betul. Semoga dengan
kegiatan ini bisa menambah pengetahuan saya untuk menyelesaikan laporan
keuangan semester I tahun 2018 dengan baik dan tepat waktu,” ujar Muslim.
Perwakilan Bapas Pati lainnya, Ika Sari Gristiani, mengutarakan hal serupa.
“Selain bisa bertemu dengan teman-teman operator SIMAK BMN dari satuan kerja
se-Jawa Tengah, ini juga kesempatan yang sangat baik bagi saya untuk
menyampaikan masalah-masalah terkait SIMAK BMN kepada tim pendamping sehingga
dapat segera dicarikan cara serta penyelesaiannya,” tutur Ika.
Pada kegiatan tersebut, hadir Kepala Divisi Administrasi Susilo Pramono,
Kepala Bagian Umum Mutia Farida, Pejabat Administrator dan Pengawas Kanwil
Kemenkumham Jawa Tengah, Inspektorat Jenderal Kemenkumham, Kanwil Direktorat
Jenderal (Ditjen) Kekayaan Negara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta,
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng, Tim Keuangan Sekretariat Jenderal (Sekjen)
Kemenkumham, serta Tim Pengelolaan BMN Sekjen Kemenkumham
Hadir pula pendamping operator SAIBA dan SIMAK BMN yang terdiri dari
Unit Eselon I Biro Keuangan Sekjen Kemenkumham, Ditjen Pemayarakatan, serta
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah.
Kepala Bagian Umum yang juga sebagai Ketua Panita, Mutia Farida menyampaikan
ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh pendamping dan peserta
kegiatan rekonsiliasi semester I tahun 2018 pada Kanwil Kemenkumham Jawa
Tengah. “Semoga kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh
seluruh peserta sehingga menghasilkan laporan keuangan yang transparan dan
akuntabel,” harap Mutia.
Hal senada disampaikan Kepala Divisi Adiministrasi, Susilo Pramono. “Kami
atas nama segenap pimpinan Kemenkumham sangat berbangga atas kerja keras dan
upaya dari operator SAIBA dan SIMAK BMN dalam penyusunan Laporan Keuangan di
Kemenkumham memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Mudah-mudahan tahun 2018 ini kita masih bisa mempertahankan WTP tersebut
karena bisa saja WTP itu lepas kalau kita tidak kerja keras,” pesan Susilo.

Post a Comment